Alkohol Industri

 

Alkohol rendah (jumlah atom karbonnya kurang dari empat) dibuat secara besar-besaran. Alkohol jenis ini digunakan sebagai bahan baku untuk bahan kimia lain yang berharga selain digunakan seperti apa adanya.

Metanol dahulu kala dibuat dari kayu melalui penyulingan dan sampai sekarang masih disebut alkohol kayu. Akan tetapi, sekarang metanol dibuat dari karbon monoksida dan hidrogen.

CO + 2H2        CH3OH

Produksi methanol di AS 73 juta ton per tahun. Umumnya metanol digunakan untuk membuat formaldehida dan bahan kimia lain, tetapi sebagian digunakan untuk pelarut dan antibeku. Metanol sangat beracun dan dapat menyebabkan kebutaan permanen karena bila masuk ke dalam tubuh akan dioksidasi menjadi formaldehida (CH2=O) yang mengikat opsin, sehinnga mencegah pembentukan rodopsin, yaitu pigmen peka cahaya yang diperlukan untuk penglihatan.

Etanol dibuat melalui fermentasi sirop gula dari pabrik gula, yaitu residu yang dihasilkan dari pemurnian gula tebu.

C12H22O11 + H2O            4CH3CH2OH + 4CO2

Pati dalam bebijian, kentang, dan beras dapat difermentasi dengan cara yang serupa menghasilkan etanol dan hasilnya disebut alkohol bebijian. Di samping fermentasi, etanol juga dibuat melalui hidrasi berkataliskan asam dari etilena. Metode ini, dengan asam sulfat atau katalis asam lain, setiap tahun menghasilkan 8,3 juta ton di AS.

Alkohol komersial ialah campuran dengan titik didih konstan, mengandung 95% etanol dan 5% air dan tidak dapat dimurnikan lebih lanjut melalui penyulingan. Untuk menghilangkan air yang tersisa guna mendapatkan alkohol absolut kita tambahkan kapur (CaO) yang bereaksi dengan air membentuk kalsium hidroksida tetapi tidak bereaksi dengan etanol.

Sejak dulu, etanol telah dikenal sebagai komponen dalam minuman beralkohol (bir, anggur, wiski). Istilah proof, sebagaimana digunakan di AS dalam hal minuman beralkohol, ialah sekitar dua kali persentase volume alkohol yang ada. Contohnya, 100-proof wiski mengandung 50% etanol.

Etanol digunakan sebagai pelarut, sebagai antiseptik topikal, dan sebagai bahan baku awal pembuatan eter dan etil ester. Etanol juga dapat digunakan sebagai bahan bakar (gasohol). Isopropil alkohol (2-propanol) dibuat secara komersial melalui hidrasi propena berkataliskan asam. Alkohol ini merupakan komponen utama dalam alkohol gosok. Lebih dari separuh isopropil alkohol yang dihasilkan (lebih dari 1 juta ton per tahun) digunakan untuk membuat aseton melalui reaksi oksidasi.

 

Sumber:

Hart, Hart Crain. 2003. KIMIA ORGANIK Suatu Kuliah Singkat Edisi Kesebelas. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Komentar